"Lakukanlah apa yang bermanfa'at untuk dirimu dan berpegang teguhlah dengannya"

Minggu, 10 September 2017

Resep Memudahkan Faham Berbagai Ilmu

Sesuai dengan Judul Entri di atas kiranya bila anda menginginkan anak hafal akan berbagai macam ilmu (terutama kitab suci Al-Qur'an) maka pada artikel yang anda baca ini insya Allah dengan ikhtiar anda yang kuat dan di iringi dengan doa kepada Allah akan terkabul.

Adapun resep agar anak anda faham berbagai macam ilmu dengan cara sebagai berikut :
  1. Tulislah ayat di bawah ini pada sebuah bejana (wadah), lalu tuangkan air zamzam padanya, setelah itu leburkan jadi satu sampai larut, kemudian berikan minum pada si anak.
Insya Allah ia akan menjadi anak yang penuh hafalan ilmu, yang senantiasa lekat tidak akan pernah lupa. "Inilah Ayat yang di tulis"

اَلرَّحْمَنُ عَلَّمَ الْقُرْاَنَ خَلَقَ الْاِنْسَانَ عَلَّمَهُ الْبَيَانَ
اَلثَّمْسُ وَالْقَمَرُبِحُسْبَانَ
لَاتُحَرِّكْ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِ اِنَّ عَلَيْنَ جَمْعَهُ وَقُرْاَنُهُ
بَلْ هُوَقُرْاَنٌ مَجِيْدٌ فِىْ لَوْحٍ مَحْفُوْظٍ

Ini merupakan resep dari Imam Al-Kalaby, katanya "aku punya seorang anak yang jikalau ku ajari Al-Qur'an besoknya sudah lupa. akhirnya aku bermunajat kepada Allah SWT. pada suatu malam dalam mimpiku ada suara yang menyarankan aku agar aku menggunakan resep seperti tersebut di atas. (tertera dalam kitab Al-Fawaa-Id halaman 37)

RESEP AGAR TIDAK JADI TURUN HUJAN

Jika anda tengah mengadakan rapat akbar di arena terbuka, atau keperluan lain yang menyangkut kepentingan umum yang suasananya berada di ruang terbuka, sedangkan saat itu terlihat awan mulai menggumpal. maka segeralah anda mencari batu kerikil sebanyak tujuh buah, gemgamlah di telapak tangan anda, kemudian bacalah surat Al-Fatiha sebanyak 7x setelah itu bacalah potongan ayat Al-Qur'an di bawah ini. lalu letakkan kerikil di tempat kering sekiranya tidak terkena tetesan air hujan. Insya Allah hujan akan tertahan sampai rapat yang anda sponsori berlangsung sukses. Namun jika sudah usai kerikil itu anda pungut kembali, tarulah ke air yang mengalir (sungai atau kali) insya Allah hujan akan turun lebat. "Inilah ayat suci Al-Qur'an yang harus di baca 7x"

ياااَرضُ ابْلَعِى مَاءَكِ وَيَاسَمَاءُ اَقْلِعِِيْ

"Hai bumi telanlah airmu, Hai langit (hujan berhentilah)

RESEP PENGHILANG MIMPI MENAKUTKAN KETIKA TIDUR

Manakala anda sedang tidur sering mengalami mimpi buruk, menakutkan maka jangan lah di biarkan saja. karena bisa mempengaruhi kondisi tubuh anda ketika sadar. oleh karena itu cobalah gunakan resep ini sebagai berikut yang telah di ajarkan para ulama shalihin terdahulu, caranya adalah :
  • Sebelum tidur bacaalah "ta'awwudz" tiga kali. inilah lafadznya 
اَعُذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
  • Setelah itu bacalah Ayat Kursy 3x namun jika telah sampai pada lafadz :
وَلَايَؤُ دُهُ حِفْجُهُمَا وَهُوَالْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
Ulangilah hingga 3x.
Kemudian mulailah anda tidur dengan tenang dengan izin Allah dengan ayat-ayat suci di atas tidur anda di amankan oleh Allah dari segala bayangan ngeri dalam tidur.

Itulah beberapa resep yang penulis sajikan untuk pembaca yang bersumber dari Kitab Al-Fawaid-Fish-Shilati Wal'Awwaid karya Syekh Syihabuddin Ahmad bin Abdul Lathief. pada keterangan berikutnya insya Allah artikel ini terupdate. dan kiranya semoga bermanfaat.
Share:

Resep Al-Qur'an


Sebelum membaca artikel ini  pembahasan tentang ikhtiar pengobatan dengan Al-Qur'an ada baiknya pembaca di sarankan untuk senantiasa mengkhatamkan Al-Qur'an setiap minggu secara istiqomah bagi yang ingin mencobanya agar senantiasa di kabulkan Allah SWT. adapun aturannya sebagai berikut :

  No Hari Mulai Dari Sampai
  1 Jum'at Surat Al-Baqarah Akhir Al-Maidah
  2 Sabtu Surat Al-An'aam Akhir At-Taubah
  3 Ahad Surat yunus Akhir Maryam
  4 Senin Surat Tha-ha Akhir Al-Qashash
  5 Selasa Surat Al-Ankabut Akhir Shaad
  6 Rabu Surat Az-Zumar Akhir Ar-Rahman
  7 kamis Surat Al-Waqi'ah Akhir Al-Qur'an

Setelah Khatam hendaknya bersujud syukur memohonlah kehadirat Allah  agar senantiasa permohonan kita di kabulkan oleh Allah SWT. Demikian anjuran sebagian Ulama 'Ahli Hikmah' ini termasuk salah satu cara agar segala permohonan kita lekas terkabul yang tertera dalam kitab Al-Fawaa-id hal 55.

RESEP AGAR DI KARUNIA ANAK SECEPATNYA

Sudah wajar jika dalam setiap rumah tangga menginginkan seorang putra-putri sebagai buah pernikahan. bagi yang belum di karunia seorang anak tidak ada salahnya kita mencoba berikhtiar dengan resep Al-Qur'an karena dalam firman Allah di terangkan : "Dan Kami (Allah) turunkan Al-Qur'an suatu yang menjadi kesembuhan dan rahmat bagi orang-orang beriman" (QS.Al-Isra : 82). untuk itu cobalah resep Al-Qur'an di bawah ini dengan cara dan aturan sebagai berikut :
  • Tulislah ayat di bawah ini dengan kertas putih polos, tak bergaris. (ditulis dengan minyak misik Za'faron, air mawar sebagai tintanya)
  • Lalu tuangkan air hujan, campurkan sampai larut, kemudian jadikan minuman suami dan istri sebelum ber'jima.
Buatlah resep semacam ini terus menerus selama satu minggu, Insya Allah dengan izin-Nya segera di karunia anak. inilah ayat yang di tulis :

كَهَيَعَصَ. زِكْرُرَحْمَتِ رَبِكَ عَبْدُهُ زَكَرِيَّا.اِزْنَادَى رَبَّهُ نِدَاءًخَفِيَّا. قَالَ رَبِّ اِنِّى وَهَنَ الْعَجْمُ مِنِّى وَاشْتَعَل الرَّأْسُ شَيْبًا. وَاِنِّى خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَرَائِ وَكَانَتِ امْرَأَتِى عَقِرًافَهَبْ لِى مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًايَّرِثُنِىْ وَيَرِثُ مِنْ اَلِ يَعْقُوْبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا

RESEP AGAR DIKARUNIAI ANAK YANG SHALIH

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Furqon:74
رَبَّنَاهَبْ لَنَامِنْ اَزْوَاجِنَا وَزُرِّيَّتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَالِلْمُتََّقِيْنَ اِمَامًا
Artinya : "Ya Allah Tuhan kami, Anugerahkanlah untuk kami dari istri-istri kami, keturunan kami sebagai penyedap mata, kesenangan hati bagi kami serta jadikanlah kami bagi orang-orang bertakwa".

Ayat di atas sudah jelas bahwa putra-putri shalihin dan shalihat dambaan bagi kehidupan setiap individu keluarga muslim. Untuk itu guna menunjang proses kejadian keturunan shalih dari segi doa, riyadhoh (tirakat), maka berikut penulis lampirkan resep penemuan Imam Ahmad As Syarajiy (rahimahumullah) dari Al-Qur'an dalam Al-Fawaa-id nya dengan cara sebagai berikut :
  1. Tulis ayat di bawah ini pada sebuah bejana dari kaca dengan memakai madu asli sebagai tintanya, lalu di tuangkan air bersih di atasnya, di lebur jadi satu.
  2. Kemudian ambil kacang kedelai sebanyak 200 biji dan bacakan ayat Al-Qur'an di bawah ini satu kali pada tiap-tiap satu biji.
  3. Hasil olahan dari nomor 1 dan nomor 2 kumpulkan jadi satu, panaskan di api yang tidak terlalu panas sehingga jadi bubur.
  4. Sesudah itu sholatlah 'isya' dengan berjama'ah bersama istri, setelah salam bacalah surat maryam. kemudian makanlah bubur hasil ramuan di atas bersama sang istri.
  5. Lalu ajaklah berjima sebagaimana layaknya suami istri dengan memakai etika syariat islam, jangan makan atau minum apapun sampai pagi.
Lakukanlah lima cara ini dengan khusyu, jujur husnuzhon kepada Allah sepenuhnya. Dengan izin-Nya jua tidak berapa lama lagi anda berdua akan segera mendapat putra atau putri yang bakal jadi Qurrata A'ayun dalam kehidupan rumah tangga anda berdua.

Inilah resep ayat yang di tulis dan di baca :

وَاِنِّى خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَرَآئِ وَكَانَتِ اْمَرَأَتِىْ عَاقِرًافََهَبْ لِىْ مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًا

RESEP AGAR MELAHIRKAN SEORANG PUTRA

Bila anda menginginkan agar kandungan istri anda kelak akan melahirkan seorang bayi laki-laki, maka cobalah gunakan resep Al-Qur'an denga cara sebagai berikut :
  1. Pada waktu hamil tiga bulan, di saat istri anda sedang tertidur lelap, usaplah pusarnya dengan lembut, pelan-pelan dan usahakan agar ia tak merasa, jangan sampai terbangun.
  2. Lalu membaca do'a ayat Al-Qur'an di bawah ini :
اَللُّهُمَّ اِنْ كُنْتَ خَلَقْتَ فِى بَطْنِ هَزِهِ الْمَرْأَةِ فَكَوِّنْهُ ذَكَرًا لَأُسَمِّيْهُ مُحَمَّدًاَوْاَحْمَدَ بِحَقِّ مُحَمَّدٍ حَبِيْبِكَ نَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ 
فَاءِنَّكَ تَعْلَمُ وَلَا اَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوْبِ
Dengan izin Allah niscaya kandungan istri anda kelak akan benar-benar melahirkan bayi laki-laki. dan sekedar saran jika sudah melahirkan bayi laki-laki tersebut berikan dia dengan nama Muhammad atau Ahmad, sedang tambahannya terserah dengan nama pilihan anda. selamat mencoba dan semoga berhasil dengan izin-Nya...Amiin... "Semoga Bermanfaat"

Sumber : Kitab Al-Fawaa-Id-Fish-Shilati Wal 'Awaa'Id Karya Syekh Syihabuddin bin Abdul Lathief 






Share:

Sabtu, 09 September 2017

10 Golongan Manusia Yang Menjadi Kekasih Iblis

االسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Penjelasan dalam artikel ini mengacu  pada postingan sebelumnya di mana artikel tersebut  mengupas tentang M.o.U Langit (Perjanjian Iblis), baca juga  https://maknaibadah.blogspot.co.id/2017/09/mou-langit.html 

Sepuluh Golongan yang di maksud dalam judul entri di atas adalah, simak penjelasan di bawah ini :

Diriwatkan dari Ibnu Abbas ra, ia berkata :
Pada suatu hari Rasulullah Saw bertanya kepada iblis sang penggombal, "berapa kekasih anda dari umatku....?" Iblis pun menjawab : "Sepuluh Golongan kekasihku dari umatmu" Yaitu :
  • Imam (pemimpin) yang menyeleweng.
  • Orang yang sombong.
  • Orang kaya yang tidak peduli dari mana dia peroleh harta kekayaannya, dan ke mana ia membelanjakan hartanya.
  • Orang Alim yang mendukung (menyatakan benar) terhadap penyelewengan penguasa.
  • Pedagang yang curang.
  • Penimbun makanan pokok.
  • Orang yang berbuat zina.
  • Pemakan riba.
  • Orang kikir yang tidak peduli dari mana ia peroleh hartanya.
  • Dan Peminum khamar yang mabuk karenanya.
Dari uraian di atas saya rasa cukup jelas 10 golongan tersebut yang menjadi kekasih iblis, untuk lebih detailya di bawah ini akan paparkan sebagai berikut :
  • Pemimpin yang bertindak zalim terhadap rakyat yang di pimpinnya.
Rasulullah bersabda : "Barangsiapa yang mendoakan panjang umur untuk orang zalim maka sesungguhnya ia senang akan terjadinya pendurhakaan terhadap Allah di bumi-Nya".
  • Orang yang sombong
Dalam hal ini Rasulullah menegaskan dalam sebuah ahdits :
يُحْشَرُالْمُتَكَبِّرُوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ اَمْشَالَ الزَّرِّ فِى صُوْرِالرِّجَالِ يَغْشَاهُمُ الزُّلُّ مِنْ كُلِّ مَكَانٍ يُسَاقُوْنَ اِلَى سِجْنٍ فِى جَهَنَّمَ يُسَمَّى بُوْلُسَ يُسْقَوْنَ مِنْ عُصَا رَةِ اَهْلِ النَّار.
Artinya : "Orang-orang yang sombong akan di kumpulkan pada hari kiamat, seperti semut kecil dalam bentuk manusia, mereka di tutupi (diliputi) kehinaan dari semua tempat (arah), mereka di giring ke dalam penjara Jahannam yang di sebut bulus, mereka di beri minum dari perasan keringat penghuni neraka." (HR.Imam Ahmad dan Tirmidzi)
  • Orang kaya yang tidak peduli dari mana di peroleh kekayaannya dan ke mana ia akan membelanjakan hartanya.
  • Orang Alim yang memberikan dukungan dan atau pembenaran terhadap penyelewenaga penguasa ;
Orang alim semacam ini, adalah terlaknat sebagaimana yang di terangkan yang tertuang dalam sabda Nabi Saw : "Barangsiapa yang memberi fatwa tanpa berdasarkan ilmu (agama) maka ia mendapat laknat dari malaikat langit dan bumi." (HR.Ibnu Asakir)
  • Pedagang yang curang, baik dalam takaran, timbangan dan lain sebagainya.
  • Penimbun makanan pokok.
Yang dimaksud penimbun di sini, ialah membeli bahan makanan pokok dan semisalnya seperti daging pada waktu paceklik, kemudian menimbunnya untuk di jual kembali dengan harga yang lebih mahal di saat amnusia sangat membutuhkannya. dalam masalah ini Rasulullah Saw bersabda :
مَنِ احْتَكَرَطَعَامًااَرْبَعِيْنَ يَوْمًا فَقَدْ بِرَئَ مِنَ اللَّهَ وَبَرِِئَ اللَّهُ مِنْهُ
Artinya : "Barangsiapa yang menimbun makanan selama 40 hari, maka sungguh ia telah melepaskan diri dari Allah dan Allah pun cuci tangan dari padanya."

Rasulullah Saw pun bersabda : "Barangsiapa yang menimbun bahan makanan kaum muslimin, maka Allah menimpakan kepadanya penyakit kusta dan kepailitan."
  • Orang yang berbuat zina.
Dalam hal ini, kanjeng Rasul Saw bersabda :
اِيَاكُمْ وَالزِّنَا فَاِنَّ فِهِ اَرْبَعُ خِصَالِ. يُزْهِبُ الْبَهَاءَمِنَ الْوَجْهِ وَيَقْطَعُ الرِّزْقَ وَيُسْخِطَ الرَّحْمَنَ وَيُسْتَوْجِبُ الْخُلُوْدَفِى النَّارِ
Artinya : "Janganlah anda berzina, karena zina mengandung empat perkara, yaitu : hilang wibawa dari wajahnya, memutuskan rizqi, membuat Allah Maha Pengasih murka, dan mengakibatkan kekal di dalam neraka." (HR.At-Thabrani)
  • Pemakan riba.
Dituangkan dalam hadits, Rasul Saw  bersabda :
"Sesungguhnya orang yang memakan riba akan di siksa ketika dia mati sampai hari kiamat, dengan berenang di lautan merah seperti darah dan dia di jejali batu, ketika batu itu tertelan, maka batu itu membawanya berenang seraya membuka mulutnya, kemudian kembali menelan batu yang lain, demikian seterusnya sampai kebangkitan dari kubur." 
Kemudian Qatadah berkata : "Sesungguhnya pemakan riba itu, kelak di hari kiamat akan di bangkitkan kembali dalam keadaan gila."
  • Orang kikir yang tidak peduli dari mana ia peroleh hartanya.
Berikut penjelasan hadits Rasulullah Saw :
مَاتَلِفَ مَالٌ فِى بَرٍّوَلَا بَحْرٍاِلَّا بِمَنْعِ الزَكَاةِ
Artinya : "Harta di darat dan di laut tidak akan rusak, kecuali dengan sebab menahan zakat."
  • Peminum Khamar atau pemabuk.
Nabi Saw bersabda :
مَنْ شَرِبَ خَمْرًاخَرَجَ نُوْرُالِْايْمَانِ مِنْ جَوْفِهِ
Artinya : "Barangsiapa yang meminum khamar, maka keluar cahaya iman dari dalam dirinya (perutnya)." (HR.At-Thabrani)
 
Kelanjutan hadits Nabi Saw yang di riwayatkan oleh Ibnu Abbas dalam entri judul di atas adalah sebagai berikut :
 
"Kemudian Rasulullah Saw bertanya lagi kepada Iblis : "Lalu ada berapa musuh anda dari kalangan umatku..? 'Iblis menjawab : "ada dua puluh golongan" yaitu : Pertama anda sendiri wahai Muhammad, karena sesungguhnya aku benci kepada anda. selanjutnya simak di bawah ini :
  • Orang Alim yang mengamalkan ilmunya.
  • Orang yang menghafal Al-Qur'an dan mengamalkan isinya.
  • Orang yang azan secara ikhlas karena Allah Ta'ala, di lima waktu sholat fardhu.
  • Orang yang menyayangi fakir miskin dan anak yatim.
  • Orang yang berhati penyantun.
  • Orang yang tunduk terhadap yang hak.
  • Pemuda yang hidup penuh ketaatan kepada Allah.
  • Orang yang halal makanannya.
  • Dua orang pemuda yang saling mencintai dalam jalan Allah.
  • Orang yang semangat dalam sholat berjama'ah.
  • Orang yang melakukan sholat di malam hari, di saat orang-orang terlelap dalam tidur.
  • Orang yang mengekang dirinya dari berbuat yang haram.
  • Orang yang menasehati teman-temannya dengan tanpa pamrih.
  • Orang yang senantiasa dalam keadaan mempunyai wudhu.
  • Orang yang dermawan.
  • Orang yang berakhlak mulia
  • Orang yang membenarkan Allah dalam pembagian rizqi yang di anugerahkan kepadanya.
  • Orang yang memberikan jasa baiknya untuk penderitaan-penderitaan janda.
  • Dan orang yang mempersiapkan diri dalam menghadapi kematian.
Demikianlah kelanjutan dari hadits Ibnu Abbas ra, dua puluh golongan musuh iblis dari kalangan umat Nabi Muhammad Saw, "Pembahasan ini membutuhkan refrensi dari berbagai sumber diantaranya Kitab Nashoihul Ibad Karya Syekh Nawawi al-Bantani". oleh karena itu dengan uraian tersebut di atas kiranya kita sebagai muslim harus bertindak exstra hati-hati dalam menjalankan aktivitas dan rutinitas kita sehari-hari, tetap mengingat Allah dimanapun kita berada, tanpa batasan hal ini menunjukkan kita sebagai mukmin yang senantiasa membasahi lisan kita untuk berdziqir kepada Allah SWT. Masih banyak pembahasan-pembahasan mengenai hal tersebut di atas semoga artikel ini membawa kemanfaatan bagi penulis khususnya, umumnya pembaca yang insya Allah di lindungi Allah SWT di manapun berada. Amiiin. 


 
 
 


Share:

M.o.U Langit

Setelah Nabi Adam as dan istrinya berhasil di goda sang penasehat gadungan, keduanya akhirnya di usir dari syurga dan di turunkan ke bumi, kedua moyang manusia itu bertobat kepada Allah. (Qs.Al-Baqarah : 201)
"Ya Tuhanku, kami telah berbuat dzalim kepada diri kami, dan sekiranya kamu tidak mengampuni kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi".
Berbeda dengan Iblis sang penggoda dia tau dirinya bersalah tapi tak rela masuk neraka kelak sendirian. permintaannya kepada Allah cukup ringan  yaitu dia (iblis) minta agar ajalnya di tangguhkan hingga hari kiamat  untuk dapat menciptakan pengikut sebanyak-banyaknya. dan Allah pun akhirnya mengabulkan permohonan sang perayu gombal moyang manusia itu' "tangguhkanlah aku hingga hari kiamat, kata Allah kamu termasuk yang di tangguhkan umurnya". (Qs.Al-A'raf : 14-15). Demikian perjanjian langit yang termaktub dalam kitab suci Al-Qur'an al-karim.

STRATEGI IBLIS

Ada empat langkah strategi iblis dan bala tentaranya dalam menggoda manusia. "Kemudian sungguh Aku akan mendatangi mereka dari depan, belakang dari kanan dan kiri". (Qs.Al-A'raf : 17)

Apa yang dimaksud dengan empat langkah iblis itu...?
Ibnu Abbas ra yang terkenal Mufassir di zaman sahabat menafsirkan ayat ini :
  1. Dari depan, adalah sebuah langkah iblis menggoda manusia dengan cara membisikkannya agar melupakan kepentingan akhirat. (akhirat adalah keadaan di masa akan datang atau berada di depan setelah manusia mati)
  2. Dari belakang, adalah sebuah manuver iblis menggoda manusia dengan cara membisikkannya agar manusia terpaut hatinya pada kehidupan duniawi (dunia di anggap keadaan yang berada di belakang atau sebelum manusia mati)
  3. Dari kanan, adalah sebuah strategi iblis agar manusia tidak suka kepada ajaran agama islam.
  4. Dari  kiri, adalah sebuah bisikan iblis agar manusia melulu melakukan maksiat kepada Allah.
KIAT MENGHADAPI IBLIS

Imam Nawawi al-bantani, salah seorang ulama kelahiran banten indonesia yang sangat produktif mengarang kitab dan setidaknya ada 41 buah karyanya dari berbagai disiplin ilmu agama, nahu, fiqih, tauhid, tasauf, dan sebagainya. salah satu buah karyanya yang demikian fenomenal adalah tafsir Munir. dalam tafsir Munir beliau mencari titik temu antara surat al-falaq dan surat an-Nas.

Dalam surat al-falaq, Tuhan di sebutkan sekali saja yaitu dengan lafal "Rabbil Falaq" sementara kejahatan yang akan di hadapi manusia sebanyak tiga bentuk, yaitu :
  1. Kejahatan saat malam tiba.
  2. Kejahatan tukang-tukang tenun (teluh, santet, sihir, dan sejenisnya)
  3. Kejahatan orang yang dengki.
Nah, kalau kita perhatikan tiga bentuk kejahatan tersebut masih sebatas kejahatan dunia dan yang kita mohon dari Allah SWT, adalah keselamatan badan agar terhindar dari ketiganya.

Dalam surat an-Nas, Tuhan di sebutkan sebanyak tiga kali dengan lafal :
  1. Rabbi nas
  2. Ilahin nas
  3. Malikin nas
Sementara kejahatan yang di hadapi manusia hanya satu yaitu "bisikan iblis". kejahatan bisikan iblis di anggap sebagai kejahatan akhirat. dan kita memohon kepada Allah tentu keselamatan keagamaan kita.
 
Dari wacana ini Imam Nawawi al-bantani mengatakan : "Di dalam kedua ayat ini ada warning bagi manusia bahwa kejahatan agama walau sedikit lebih dahsyat dari pada kejahatan dunia sekalipun banyak". ini artinya kita harus lebih banyak mohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan syetan yang menggoda kita agar tidak taat kepada Allah.
 
Dan kita tau propaganda syetan cuma dua, yaitu :
  1. Bagaimana manusia tidak menjalankan perintah Allah.
  2. Bagaimana manusia melanggar larangan Allah.
Dengan banyak kita mengingat Allah (berdziqir) syetan sang penggodapun akan lari kebelakang. Syetan dalam surat an-Nas di sebut dengan lafal "al-khannas" yang berarti lari ke belakang saat manusia berdziqir (ingat) kepada Allah SWT.

Bencikah kita dengan syetan....? Mungkin jawabannya bukan sekedar benci, sumpah serapah dan lemparan batu, seandainya dia terlihat di hadapan kita alasannya mungkin sederhana karena dialah sang laknat yang selalu menjerumuskan orang kejurang api neraka, dia ber-efek tapi tak terlihat, dia dapat melihat kita, sementara kita tak dapat melihatnya.... curang, curang dan curang........!!!!!
 
"Seorang wali perempuan di masa dinasti Abbasiyah, Dialah tuan putri Rabi'atul Adawiyah saat di tanya,
Bencikah kamu dengan syetan........? Dengan enteng sang putri Waliyatullah menjawab
"Rasa cintaku kepada Allah tidak meninggalkan ruang kosong untuk membenci syetan"

Hebat, hebat dan hebat Dia tak sempat membenci syetan karena asyik bercinta dengan Tuhan
sementara kita terkadang tak sempat bercinta dengan Tuhan karena asyik bercumbu dengan syetan"
 
Ada Sepuluh Golongan Manusia Yang Menjadi Kekasih Iblis
 
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra ia berkata :
"Pada suatu hari Nabi Saw bertanya kepada iblis terlaknat : "Berapa kekasih anda dari umatku..? iblis menjawab : 'Ada sepuluh golongan' yaitu :
  1. Imam (pemimpin) yang menyeleweng.
  2. Orang yang sombong.
  3. Orang kaya yang tidak peduli dari mana di peroleh kekayaannya dan kemana ia akan membelanjakan hartanya.
  4. Orang alim yang mendukung (menyatakan benar) terhadap penyelewengan penguasa.
  5. Pedagang yang curang.
  6. Penimbun makanan pokok.
  7. Orang yang berbuat zinah.
  8. Pemakan riba.
  9. Orang kikir yang tidak peduli dari mana ia peroleh hartanya dan-
  10. Peminum khamar yang mabuk karenanya. 
Itulah gambaran sepuluh golongan manusia yang menjadi kekasih iblis. insya Allah di lain sesi penulis akan membahas lebih detail tentang sepuluh golongan manusia yang menjadi kekasih Allah. Demikian kami akhiri semoga kita dapat mengambil pelajaran dari uraian diatas wabil khusus penulis dan khususnya pembaca yang di rahmati Allah SWT Aamiin semoga bermanfaat.....

Sumber : Secangkir Kopi Santri Karya Muhammad Yusuf Hidayat - Kitab Nashoihul Ibad Karya Syekh Nawawi Al-Bantani
 






 




Share:

Menyayangi Orang Yang Benci

Disudut pasar madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, "Wahai saudaraku, jangan mendekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan di pengaruhinya". namun setiap pagi Rasulullah Saw mendatanginya dengan membawa makanan, dan beliau tanpa berucap sepatah kata pun beliau menyuap kan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah yang setiap hari di caci makinya. Rasulullah Saw melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah Saw drastis tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. suatu hari sahabat terdekat Nabi Saw yakni Abu Bakar ra berkunjung ke rumah anaknya Aisyah ra  yang tidak lain merupakan istri Rasulullah Saw dan beliau bertanya kepada anaknya itu, "Anakku, adakah kebiasaan kekasihku (Rasulullah Saw) yang belum aku kerjakan..? Aisyah ra menjawab, "Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja", apakah itu..? tanya Abu Bakar ra, "Setiap pagi Rasulullah  Saw selalu pergi keujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada di sana", kata Aisyah ra.

Keesokan harinya Abu Bakar ra pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk di berikan kepada pengemis itu lalu memberikan makanan kepadanya. ketika Abu Bakar ra mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil menghardik , "Siapakah anda..? Abu Bakar ra menjawab, "Aku orang yang biasa." "Bukan ! engkau bukan orang yang biasa mendatangiku", bantah si pengemis buta itu. "Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu di haluskannya makanan tersebut setelah itu ia berikan kepadaku", Pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abu Bakar ra tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, "Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. ia adalah Rasulullah Saw". Seketika itu juga pengemis itu menangis mendengar penjelasan Abu Bakar ra, dan kemudian berkata, "Benarkah demikian..? selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia....

Pengemis buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abu Bakar ra dan saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.

Para pembaca yang budiman, budi pekerti agung kiranya patut kita contoh dalam kehidupan sehari-hari yang kemudian dimanifestasikan, di anatara nilau luhur yang tertuang pada kisah tersebut di atas adalah menyayangi orang yang membenci kita dengan setulus hati. Ahsanul Akhlaq semulia-mulianya akhlaq yang di miliki Rasulullah Saw. kita selaku muslim harus berupaya keras bisa mencontoh hal yang tertuang dalam kisah tersebut.
 مَنْ لَا يَرْحَرْمِنَّسَا لَا يَرْحَمْحُ اللَّهَ
Artinya : "Barangsiapa yang tidak menyayangi manusia, Allah tidak akan menyayanginya" (Hr. Thurmudzi)

Semoga bermanfaat.....

 



Share:

Adab Sopan Santun Hubungan Dengan Masyarakat

Dalam pergaulan sehari-hari anda pasti tentunya akan menemukan berbagai jenis manusia pada umumnya dan beragam pula sikap dan perilakunya. tentu anda harus bergaul dengan mereka, dengan pergaulan yang baik sehingga selamatlah anda dan selamat pula agama anda. sehingga tidak mendatangkan kecelakaan / kerugian di akherat kelak.

Ada tiga golongan manusia dalam pergaulan anda, yaitu :
  1. Teman-sahabat-saudara (yang di sebut dengan ashdiqa)
  2. Kenalan, teman yang sudah anda kenal sejak lama dan
  3. Orang umum yang belum banyak anda kenal (majaahiil)
Jika anda bergaul atau sedang Nobar dengan orang awam / umum / masyarakat yang belum banyak kita kenal, maka anda harus mempunyai beberapa etika / adab sopan santun dan caranya perhatikan kutipan di bawah ini :
  • Jangan ikut campur urusan dan pembicaraan mereka.
  • Jangan banyak ikut campur mendengarkan pembicaraan mereka yang tidak berguna, lebih baik anda menghindari.
  • Usahakan tidak banyak bertemu dengan mereka, sebab anda belum banyak mengenal watak, istiadat dan perilaku mereka.
  • Perkataan-perkataan mereka tidak usah terlalu di perhatikan, tetapi tanggapilah dengan sekedarnya / ala kadarnya dengan sopan.
  • Jauhilah dari perbuatan mereka yang salah / menyimpang dari jalan yang benar, dan ajaklah menuju kepada kebaikan jika memungkinkan.
Dan jika anda bergaul atau bersahabat dengan seorang yang sudah menjadi sahabat anda (teman sejatimu) maka perhatikanlah dua hal berikut :

PERTAMA :
Sebelum anda mengikat dan menjalin tali persahabatan maka perhatikanlah beberapa syarat bergaul atau nobar. sebab tidak semua orang itu dapat di jadikan teman sahabat atau saudara. oleh sebab itu pilihlah orang yang patut / layak bisa di jadikan sahabat secara islam. mengingat sabda Nabi Saw :
اَلْمَرْءُعَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ فَلْيَنْجُرْ اَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
Artinya : 'Seseorang bagi agama adalah kawannya, maka lihatlah siapa kawannya itu".

Jika anda mencari sahabat atau saudara yang dapat kamu ajak untuk memikirkan (memperdulikan) agama maupun dunia, maka pilihlah teman degan kreteria sebagai berikut :
  • Carilah teman /  sahabat itu yang berakal dan pandai. jangan berteman dengan dengan orang yang tolol, sebab sebaik-baiknya orang yang bodoh itu sekalipun berbuat baik kepadamu nanti bisa membawa celaka (karena kebodohannya). sebab ada pepatah yang mengatakan : "Musuh yang pandai itu lebih baik dari pada sahabat yang bodoh. 
Berkatalah Ali bin Abi Thalib ra :
"Sahabat orang yang bodoh, jauhkan darimu, jauhi dia.
banyak orang bijak celaka karenanya.
Seseorang dinilai ketika dalam kebersamaan bagaikan sendal ada kiri ada kanan ketika di satukan.
Menilai hati apabila sudah saling jumpa".
  • Carilah sahabat yang baik akhlaknya, jangan berkawan dengan yang akhlak nya buruk, yaitu orang yang tidak mampu menahan amarah dan nafsunya. dengarlah nasehat Syekh Alqomah Al-Atharidi ketika hendak  wafat kepada anaknya :
"Wahai anakku, kalau engkau mencari sahabat maka carilah : yang bila kamu membantunya, ia tau berterimakasih, jika menemaninya maka ia berbuat baik kepadamu, jika kamu dalam kesulitan maka ia membantumu"
"Carilah kawan yang apabila kamu memberinya sesuatu, ia tau membalas, apabila kamu mempunyai aib maka ia dapat merahasiakannya. Carilah kawan yang apabila kamu berbicara kepadanya, maka ia mendengarkan dan memperhatikannya, jika kamu sibuk dalam kerepotan maka ia datang membantu, dan jika kalian berbeda pendapat maka ia mau bermusyawarah"
Sahabat Ali bin Abi Thalib ra berkata lagi :
"Kawan sejati ialah yang bersamamu di saat suka ataupun duka.
Mau bersusah payah hanya karena ingin membantumu.
Mau membelamu disaat keadanmu sulit dan terjepit.
Rela berkorban karena kamu membutuhkannya".
  • Carilah kawan yang soleh, jangan berkawan dengan orang fasik atau orang yang selalu berbuat dosa besar. sebab orang yang tidak takut kepada Allah itu sungguh-sungguh tidak akan bisa di percaya. dia sangat suka berbalik lidah hanya karena masalah yang sepele. dia akrab denganmu di saat mengharapkan sesuatu darimu, tetapi balik menggunjing dan memfitnahmu di saat ia kecewa karena kemauannya tidak kamu turuti. Firman Allah SWT dalam surat Kahfi ayat 28 :
وَلَاتُطِعْ مَنْ اَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ زِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ اَمْرُهُ فُرُطً. الكهف
 Artinya : "Janganlah kamu ikuti (turut) orang yang hatinya lupa dziqir kepada-Ku, bahkan selalu mengikuti hawa nafsunya dan semua urusannya itu sia-sia belaka"
Peliharalah dirimu dari bersahabat dengan orang yang demikian itu, karena bila anda  terlalu sering melihat kemaksiatan dan kefasikan, maka akan menimbulkan hilangnya kebencianmu kepada kemaksiatan dan kefasikan itu. dan anda akan menganggap bahwa perbuatan maksiat itu merupakan hal yang biasa. sungguh itu semua akan menyeretmu perlahan-lahan ke arah perbuatan dosa dan kejahatan. misalnya saja anda terlalu sering menyaksikan orang yang memakai cincicn emas atau baju sutra oleh seorang laki-laki. karena terlalu seringnya anda melihatnya, maka anda sudah tidak menganggap bahwa itu di haramkan bagi kaum laki-laki.
  • Carilah kawan / teman yang tidak terlalu cinta kepada dunia, sebab cinta dunia itu adalah racun yang sangat berbahaya. dia akan cepat mempengaruhimu dan pengaruh itu sedikit demi sedikit akan membuatmu tergila-gila terhadap dunia, dan membawamu lupa kepada Tuhan. sifat dan kebiasaan dalam pergaulan itu sangatlah kuat pengaruhnya. begitu pula kalau anda bergaul dengan orang zuhud, maka segera anda akan terpengaruh dengan orang zuhud. dan inilah teman / sahabat yang baik, maka carilah teman / sahabat orang-orang yang zuhud.
  • Carilah sahabat / kawan yang jujur, janganlah anda bersahabat dengan pendusta. sebab bergaul dengan pendusta pasti akan tertipu. pendusta itu ibarat fatamorgana, dari jauh kelihatannya indah, tetapi apabila di dekati jelek. 
Jika anda tidak bisa mendapatkan kawan dengan sifat-sifat  (kriteria) yang tersebut di atas, maka lakukanlah dengan dua hal berikut :
  1. Berusahalah menyendiri (uzlah) sebab dengan begitu anda bisa selamat dari segala pengaruh dalam pergaulan atau nobar.
  2. Atau bergaullah dengan mereka sekedarnya saja. bergaul yang sifatnya hanya untuk memenuhi sopan santun, tetapi anda harus bisa membatasi diri jangan sampai turut serta dalam segala perbuatan dan aktivitasnya. 
Jika kedua hal tersebut anda lakukan, maka pastilah anda terhindar dari bahaya, kecelakaan dunia serta kerugian akherat.
Ketahuilah bahwa sesungguhnya sahabat itu ada tiga macam katagori yaitu :
  1. Sahabat untuk urusan akherat, maksudnya pergaulannya di tunjukan untuk menambah ketakwaan kepada Allah.
  2. Sahabat untuk urusan dunia, yang tujuannya untuk mendatangkan keuntungan dunia. maka bersikap baiklah anda agar anda selamat dari pengaruhnya.
  3. Sahabat yang di sebabkan karea kenal atau jumpa, maka peliharalah dan jagalah dirimu dari kejahatn, fitnah dan tipu dayanya.
Dan perlu di ketahui juga, bahwa manusia itu ada tiga macam (type), diantaranya ialah :
  • Orang yang di umpamakan sebagai kebutuhan pokok pangan. orang yang demikian ini sangat kita butuhkan.
  • Orang yang di umpamakan sebagai obat. orang yang semacam ini hanya kita butuhkan sewaktu kita sakit saja, dan 
  • Orang yang di umpamakan sebagai penyakit. orang semacam ini sama sekali tidak di perlukan orang, bahkan sangat di takuti dan di hindari. namun pada suatu saat orang bisa saja terkena atau terjangkit (terserang) penyakit, karena orang ketiga ini tidak bisa di ambil manfaatnya, maka jauhilah mereka ini.
Ketahuilah bahwa orang yang beruntung itu adalah orang yang mau mendengarkan nasihat baik semacam muk'min. dan orang muk'min itu merupakan cermin bagi orang muk'min lainnya.

Nabi Isa as pernah di tanya oleh seseorang ; "Siapakah orang yang mengajarkan sopan santun kepada anda..? Nabi Isa as menjawab ; "tidak ada yang mengajariku. hanya saja karena aku melihat orang bodoh karena kebodohannya, maka aku menjauhinya.

Benar apa yang di katakan Nabi Isa as. itu, kalau seseorang itu mau dan suka meninggalkan perbuatan yang tidak di sukai orang, maka tentulah adab budi pekertinya, sopan santunnya menjadi baik, walaupun tanpa ada guru yang mendidiknya.
KEDUA : 

Memegang teguh dan setiap hak seorang sahabat. siapa saja yang bersahabat maka ia harus memegang dan menghargai bak sahabatnya terlebih dahulu. jangan menuntut hak kita sendiri sebab hak dan kewajiban satu dengan yang lainnya haruslah seimbang. (antara hak dan kewajiban harus di kerjakan secara seimbang. jangan menuntut hak sebelum kita melaksanakan kewajiban)

Nabi Muhammad Saw menggambarkan : "Dua orang yang bersahabat itu bagaikan kedua belah tangan, yang satu membasuh yang lainnya".

Diceritakan pula bahwa Rosulullah Saw pernah mengambil dua buah kayu siwak dari hutan, yang satu lurus dan yang satunya bengkok. maka bertanyalah sahabat itu, Ya Rosulullah, kenapa yang lurus tuan berikan kepadaku, sedang tuan memilih yang bengkok...? bukankah lebih bagus yang lurus..? Rosulullah Saw menjawab : "Siapa saja yang menjalin persahabatan walaupun hanya sebentar pasti nanti akan di tanya apakah mereka menetapi (menunaikan) hak-hak Allah dan apakah mereka juga menetapi hak-hak sahabatnya.
Dan beliau tambah lagi dalam hadits yang lain ; "Dua orang yang bersahabat itu mana yang lebih cinta dan kasih terhadap sahabatnya itulah yang di cintai oleh Allah.
Selanjutnya adab etika sopan santun bersahabat / berteman antara lain :
  1. Memilihkan yang terbaik untuk teman / sahabat. jika anda mau memberi maka berilah yang terbaik, kalaupun tidak ada maka berikan kelebihan dari kebutuhanmu, walaupun sedikit karena kawanmu itu membutuhkan.
  2. Bila sahabat itu berada dalam kesulitan atau kesibukan, maka segeralah memberikan bantuan dan pertolongan, sekalipun tidak di minta.
  3. Menutup aib / cacat dan menyembunyikannya rahasia kawan serta tidak akan menyebarkan.
  4. Mendatangkan hal-hal yang menyenangkan terhadap kawan, memperhatikan kawan apabila bercakap-cakap dan tidak berbantah.
  5. Panggilah ia dengan sebutan (panggilan) yang ia sukai, pujilah perbuatan baiknya yang sudah ketahui oleh orang umum. syukurilah atas kebaikannya. bila ada orang yang berniat jahat kepadanya, maka segahlah atau hindarkanlah sebagaimana anda menyelamatkan diri anda sendiri dari suatu marabahaya itu.
  6. Bila ada kekeliruan, maka saling maafkanlah dan luruskanlah. jangan saling mencela dan mencaci.
  7. Saling do'a mendo'akan dalam kebaikan, baik ia masih hidup ataupun sesudah matinya.
  8. Jika dia sudah mati, maka teruskanlah (lanjutkan hubungan persahabatan itu) dengan keluarga dan kerabatnya, muliakanlah ia, bantulah ia. jika ada kesusahan maka hiburlah dengan baik, jika ia berada dalam suka maka turutlah anda bersuka. Tampakkan batinmu seperti apa yang tampak pada lahirmu.
  9. Apabila anda berjumpa, berilah sampaikan lah salam, apabila sedang berkumpul maka buatlah hatinya riang / senang, dan apabila berpisah maka hormatilah dan do'akanlah dia.
  10. Jangan anda rusak / putuskan hubungan persahabatan karena hal-hal sepele, selesaikanlah semua persoalan dengan penuh cinta dan kasih.
Dari sekian keterangan dan uraian di atas, dapatlah di mengerti bahwa seseorang yang bersahabat itu harus saling menghargai hak dan kewajibannya. Cintailah saudaramu sebagaimana anda mencintai diri anda sendiri. jika anda tidak berbuat demikian, maka persahabatan itu akan di landasi kemunafikan yang pastinya akan membuat celaka dunia dan akherat.

Demikian beberapa adab etika sopan santun atau tatakrama bersahabat masyarakat umum yang belum di kenal (mujaahilun) dan terhadap teman yang perlu di pahami dan di ketahui bersama. akhir kalam wabillahi taufik wal hidayah assalamualaikum warah matullahi wabarakatuh. baca juga : https://maknaibadah.blogspot.co.id/2015/07/adab-sopan-santun-hubungan-dengan-allah.html

Sumber : Kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali

Semoga bermanfaat.....
   




 

Share:

Jumat, 08 September 2017

Zakat Kian Meningkat


DUKUNGAN KUAT PEJABAT NEGARA MEMBUAT ZAKAT KIAN MENINGKAT

Uni Emirat Arab (UEA) merupakan negara persekutuan yang terdiri dari tujuh Emirat, yaitu :
  • Abu  Dhabi
  • Ajnam
  • Dubay
  • Fujairah
  • Ras Al-Khaimah
  • Sharja
  • Serta Umm-Al Qaiwain
Ketujuh Negara Persekutuan tersebut itu adalah negara kaya dengan kandungan minyak bumi yang melimpah.

Terhitung sejak tahun 1973, Negara UEA yang semula negara kecil tumbuh menjadi negara kaya. Tercatat UEA menjadi penghasil minyak bumi dan gas terbesar ketiga diantara negara-negara teluk setelah Arab Saudi dan Iran. Kekayaan UEA beredasarkan sumber daya alam (SDA) itu sebesar 33% dari Product Domestic Bruto (PDB).

Dalam hal Pengelolaan Zakat UEA mendirikan The Zakat Fund. Lahirnya badan ini di landasi terbitnya undang-undang (UU) Federal nomor 4 tahun 2003 mengenai badan zakat. zakat fund merupakan badan publik yang indevenden. badan ini juga dinaungi kapasitas hukum dalam menjalankan programnya. zakat fund bekerja di bawah Dewan Mentri serta tunduk padanya. secara berkala zakat fund menyerahkan laporan kegiatan dan pencapaian hasilnya.

Pada pratiknya, zakat fund bertugas dalam penghimpunan serta pendistribusian zakat. disamping itu, lembaga ini berupaya untuk meningkatkan kesadaran berzakat masyarakat UEA. pendekatan yang di pakai dalam zakat fund ini dengan menawarkan perhitungan zakat online, pembayaran, serta layanan zakat fatwa.

Program zakat fatwa ini dinamai, "Yas Alunaka" dalam bahasa indonesia yang berarti "mereka bertanya padamu". dalam layanan ini masyarakat dapat mengikuti tanya jawab seputar zakat untuk lebih memahami Rukun Islam yang ketiga ini. selain itu disajikan pula kumpulan kompilasi fatwa zakat dari para sarjana yang di akui.

Untuk mempasilitasi pembayaran zakat, zakat fund menawarkan sejumlah layanan pembayaran. pembayaran dapat di lakukan secara online atau Zakat Online Paiment. hal ini tidak terbatas hanya di UEA saja, namun dapat di lakukan juga dari berbagai belahan dunia. zakat juga dapat di salurkan, baik melalui telepon seluler maupun di simpan dalam rekening bank dana yang tersedia di sejumlah bank syariah.

Di UEA terdapat delapan bank syariah serta 13 Lembaga Keuangan Islam dan perusahaan Asuransi yang wajib membayar zakat. sementara besaran yang wajib di salurkan pada zakat fund sebesar 2,5% dari modal operasional bersih untuk dana dari awal tahun berikutnya. Bank Syariah tersebut juga wajib melaporkan akun yang perlu di audit atas pembayaran zakatnya. rencana strategis zakat fund bertujuan untuk meningkatkan jumlah pembayar zakat sebesar 10% pertahun. saat ini, UEA memiliki tidak kurang 2.050 orang yang membayar zakat. pendapatan dari pembayaran zakat di rencanakan mencapai tiga kali lipat pada akhir 2010 dari jumlah saat ini Dh46, 750.000. pendapatan dari sumber lain direncanakan akan meningkat 20% tahun ini, 32% tahun depan dan 42% tahun 2010. dana tersebut juga mendorong perusahaan untuk mensponsori berbagai aktivitasnya.

SUDAHKAH ANDA BERZAKAT HAR INI.....?

Zakat Fund berencana untuk meningkatkan konsep zakat sebesar 20% pada akhir 2010. pada akhir tahun ini, zakat fund berencana menerima permintaan dari masyarakat prasejarah untuk menerima zakat. zakat fund juga akan meluncurkan kampanye dalam bahasa arab dan inggris melalui semua media masa. kursus tentang akuntansi zakat juga akan diselenggarakan bagi Akuntan Manager Keuangan perusahaan.

Dari tahun ke tahun perhimpunan di UEA terus mengalami peningkatan ini selain karena pengelolaan yang di lakukan oleh zakat fund juga karena dukungan kuat yang diberikan sejumlah pejabat negara.

Salah satu program yang di jalankan sebagai bentuk penyaluran zakat ini adalah dengan memberikan zakat kepada seratus mualaf. penerimaan rentan usia 22-32 tahun. Mayoritas diantaranya muslim berlatar belakang warga filipina dan india.

Para ulama UEA menyimpulkan bahwa zakat memurnikan kekayaan seorang muslim dan juga menekan ego, iri hati keserakahan dan kekikiran. ini bukan bentuk pajak, melainkan tugas ilahi dan dianggap sebagai hak masyarakat miskin atas masyarakat kaya, bukan amal. zakat yang di kenakan pada kekayaan membuat kekayaan beredar di tubuh negara, yang bertindak perangsang yang kuat untuk menanamkan modal pada usaha produktif, sehingga mendorong pertumbuhan. 

Dalam kontek hadits tentang zakat telah di jelaskan secara gamblang, hadits ini diriwayatkan oleh berbagai para ulama hadits diantaranya  Thabrani dari Abu Darda dan Al-Baihaqi dari Ibnu Umar ra Rosulullah bersabda :
اَلزَّكَاةُ قَنْطَرَةُ الِْاسْلَامِ
Arrtinya : "Zakat itu adalah jembatan islam"
اَلزَّكَاةُ طُهْرُاْلِايْمَانِ
 Artinya : "Zakat adalah kesucian iman"
لَايَقْبَلُ اللَّهُ الِْايْمَانَ اِلَّابِالزَّكَاةِ وَلَا اِيْمَانِ لِمَنْ لَازَكَاةَ لَهُ
Artinya : "Allah tidak akan menerima iman melainkan dengan zakat, dan tidak sempurna iman seseorang yang tidak mau berzakat"
حَصِّنُوااَمْوَلَكُمْ بِالزَّةِ وَدَوُوْاَمَرْضَكُمْ بِالصَّدقَةِ وَاَعَدُّوْا لِلْبَلاَءِ الدُّعَاءَ
Artinya : "Bentengilah harta kamu semua denga zakat, obatilah orang-orang sakitmu dengan bersedekah, dan persiapkanlah doa sewaktu-waktu muncul bencana.

Semoga Bermanfaat.

//BERBAGAI SUMBER


      




Share:


jadwal-sholat